Friday, January 16, 2009

Mari Berlomba Menjadi Capres RI 2009-2014

Pemilu Presiden tinggal menghitung hari lagi. Beberapa bulan kedepan bangsa Indonesia akan merayakan pesta demokrasi terbesar, yaitu pemilu legislatif dan pilpres. Yang menarik untuk disimak adalah begitu banyak calon presiden RI 2009-2014 mendatang. Namun, apakah mereka pantas memimpin negeri ini. Mari kita simak berikut ini.


SBY
Siapa yang tidak kenal dengan yang satu ini. Di samping kini ia sebagai presiden yang sah, ia juga seorang pembina salah satu partai di Indonesia. Banyak orang terkesima dengan penampilannya yang elegan (katanya!). Banyak orang yang terpesona dengan senyumannya yang (katanya!) menawan. Banyak orang yang kagum dengan kepandaiannya menyanyi dan menciptakan lagu. Pokoknya banyak dech...!

waduh..!! ini memilih presiden apa memilih entertainer sih :).

tapi, banyak juga yang sadar bahwa di masa kepemimpinan Tn. SBY, penderitaan rakyat Indonesia makin menjadi-jadi. Pasti masih banyak yang ingat sewaktu SBY menaikkan harga BBM dua kali dalam satu tahu. Wah...rekor baru tuh. Sudah gitu, kenaikkan itu tidak tanggung2 lagi, lebih dari 100%. Weleh..weleh...weleh. Sekali lagi, penderitaan itu masing ditambah lagi dengan pergantian minyak ke elpiji. waduh ....pusiiiing!!. Memang secara ekonomis, perubahan itu akan memperbaiki kondisi ekonomi bangsa, tetapi ingatlah wahai saudara2, kalau mau mengganti minyak ke elpiji seharusnya mereka yang di atas memperbaiki dulu nasib dan kehidupan rakyatnya. Kalaupun sekarang BBM sudah turun, namun itu bukanlah karena jasanya, tetapi memang harus turun mengikuti turunnya harga minyak dunia.

Jadi, apakah calon presiden yang satu ini, yang notabene-nya adalah Presiden incumbent, (masih) pantas? Hanya anda dan Tuhan yang tahu jawabannya.

Megawati

Ibu Mega pernah menjadi presiden di republik ini. Namun sangat disayangkan kesempatan itu disia-siakan beliau. Ibu Mega bukanlah Bung Karno, meski beliau adalah putri Bung Karno. Ibu Mega yang sebelum menjadi presiden adalah simbol dari perjuangan kaum lemah di negeri ini, berubah 100 derajat. Banyak dari penderitaan kaum lemah luput atau sengaja dibiarkan begitu saja dari perhatiannya. Ibu Mega yang presiden bukanlah ibu Mega sebelum menjadi presiden.

Ibu Mega dikenal sebagai "the President of No Comment" karena beliau jarang sekali mengeluarkan statement yang membuat rakyat bernafas lega. Beliau selalu menunggu dan menunggu hingga habis masa jabatannya. Satu lagi cacat beliau di masa kepemimpinannya adalah perusahaan-perusahaan nasional (BUMN) yang notabene adalah milik rakyat ini dan sangat strategis dijual ke pihak asing yang menjadi musuh dalam selimut RI.

Apakah Ibu Mega masih layak mempimpin negeri ini? Tanyalah pada diri anda sendiri.

Wiranto



Read More......

Friday, October 24, 2008

SUMPAH PEMUDA JILID II

Tanggal 28 oktober 2008 nanti kita akan memperingati hari Sumpah Pemuda. Tapi, peringatan ini hanyalah seremoni belaka, seperti peringatan-peringatan lainnya. Padahal, kalau dicermati, sumpah pemuda ini adalah titik balik nasionalisme di Indonesia, khususnya dari kalangan anak muda. Yang membuat sedih, pemuda masa kini dikonotasikan sebagai anak yang suka hura-hura tanpa mau dibebani tanggung jawab negara. dan yang membuat sedih lagi, peng-konotasi-an ini memang disengaja oleh para orang tua kita (pemimpin negara) agar mereka bisa terus tampil di permukaan. oalaaahhhh.....

Read More......

Monday, August 25, 2008

Open Letter for the President of Indonesia

Dear Mr. President,

We think it's enough for you to give sufferings to us, the people of Indonesia. enough is enough, don't add suffers to us anymore. please...!!

read more >>

Read More......

Renungan

Take time to THINK, it's the source of POWER
Take time to READ, it's the foundation of WISDOM
Take time to QUIET, it's the opportunity to seek GOD
Take time to DREAM, it's the FUTURE made of
Take time to PRAY, it's the GREATEST POWER on earth


("Unknown")